Al Quran Sebagai Pedoman Hidup








Bab 1 Al-Qur’ᾱn sebagai Pedoman Hidup


A. Pentingnya Mengimani Kitab-Kitab
Allah Swt.






















Iman kepada kitab
Allah Swt. artinya meyakini sepenuh hati bahwa Allah Swt. telah menurunkan
kitab kepada nabi atau rasul yang berisi wahyu untuk disampaikan kepada seluruh
umat manusia.Di dalam al-Qur’ān disebutkan bahwa ada 4 kitab Allah Swt.yang
diturunkan kepada para nabi-Nya, yaitu; Taurāt diturunkan kepada Nabi Musa as,Zabūr
kepada Nabi Daud as,Injil kepada Nabi Isa as, dan al-Qur’ān kepada Nabi
Muhammad saw.








B.
Pengertian Kitab dan Ṡuḥuf


Kitab dan ṡuḥuf merupakan wahyu Allah Swt.
yang disampaikan kepada para


rasul untuk disampaikan kepada manusia sebagai
petunjuk dan pedoman hidup.

Perbedaan antara kitab dan ṡuḥuf bisa dilihat pada tabel berikut.






C. Kitab-Kitab
Allah Swt. dan Para Penerimanya


1. Kitab Taurāt

Kata
taurat berasal dari bahasa
Ibrani (
thora: instruksi). Kitab Taurāt
adalah

salah satu kitab suci yang diwahyukan Allah Swt.
kepada Nabi Musa as. untuk

menjadi petunjuk dan bimbingan baginya dan bagi Bani Israil. Firman Allah Swt:








Isi pokok Kitab Taurāt dikenal dengan Sepuluh
Hukum (
Ten Commandements) atau  Sepuluh  Firman yang diterima Nabi Musa as. di atas
Bukit Tursina (Gunung Sinai). Sepuluh Hukum tersebut berisi asas-asas keyakinan
(akidah) dan asas-asas kebaktian (
syar³'ah),seperti berikut.


1. Hormati dan cintai Allah satu
saja,

2. Sebutkan nama Allah dengan hormat,

3. Kuduskan hari Tuhan (hari ke-7 atau hari Sabtu),

4. Hormati ibu bapakmu,

5. Jangan membunuh,

6. Jangan berbuat cabul,

7. Jangan mencuri,

8. Jangan berdusta,

9. Jangan ingin berbuat cabul,

10. Jangan ingin memiliki barang orang lain dengan cara yang tidak halal.


2. Kitab Zabūr


Kata zabur (bentuk jamaknya zubūr) berasal dari zabara-yazburu-zabr yang
berarti menulis. Makna aslinya adalah kitab yang tertulis.
Zabūr dalam bahasa Arab dikenal dengan sebutan mazmūr (jamaknya mazāmir), dan dalam bahasa

Ibrani disebut
mizmar, yaitu nyanyian rohani yang dianggap suci.Sebagian ulama
menyebutnya
Mazmūr, yaitu salah satu kitab suci yang diturunkan

sebelum
al-Qur’ān (selain Taurāt dan Inj³l ).


Dalam bahasa Ibrani, istilah zabur berasal dari kata zimra, yang berarti “lagu
atau musik”,
zamir (lagu) dan mizmor (mazmur), merupakan pengembangan dari kata zamar, artinya “nyanyi, nyanyian
pujian”.
Zabūr adalah kitab suci yang

diturunkan Allah Swt. kepada kaum Bani Israil melalui utusannya yang bernama

Nabi
Daud as.
Ayat yang menegaskan keberadaan
Kitab
Zabūr antara lain:








Kitab Zabūr berisi kumpulan
ayat-ayat yang dianggap suci. Ada 150 surah

dalam Kitab
Zabūr yang tidak mengandung hukum-hukum, tetapi hanya berisi

nasihat-nasihat, hikmah, pujian, dan sanjungan kepada Allah Swt.

Secara garis besar, nyanyian rohani yang disenandungkan
oleh Nabi Daud as.

dalam Kitab
Zabūr terdiri atas lima macam:

1. nyanyian untuk memuji Tuhan (
liturgi),

2. nyanyian perorangan sebagai ucapan syukur,

3. ratapan-ratapan jamaah,

4. ratapan dan doa individu, dan

5. nyanyian untuk raja.


Nyanyian pujian dalam Kitab Zabūr (Mazmur: 146) antara lain:

1. Besarkanlah olehmu akan Tuhan hai jiwaku, pujilah Tuhan.

2. Maka aku akan memuji Tuhan. seumur hidupku, dan aku akan nyanyi

pujian-pujian kepada Tuhanku selama aku ada.

3. Janganlah kamu percaya pada raja-raja atau anak-anak Adam yang tiada

mempunyai pertolongan.

4. Maka putuslah nyawanya dan kembalilah ia kepada tanah asalnya dan pada

hari itu hilanglah segala daya upayanya.

5. Maka berbahagialah orang yang memperoleh Ya’qub sebagai penolongnya

dan yang menaruh harap kepada Tuhan.

6. Yang menjadikan langit, bumi dan laut serta segala isinya, dan yang menaruh

setia sampai selamanya.

7. Yang membela orang yang teraniaya dan yang memberi makan orang yang

lapar. Bahwa Tuhan membuka rantai orang yang terpenjara.


3. Kitab Inj³l


Kitab Inj³l diwahyukan oleh Allah Swt.
kepada
Nabi Isa as
. Kitab Inj³l yang

asli memuat keterangan-keterangan yang benar dan nyata, yaitu perintah-perintah

Allah Swt. agar manusia meng-
esa-kan dan tidak menyekutukan-Nya dengan

suatu apa pun.Ada pula penjelasan, bahwa di dalam Kitab
Inj³l terdapat

keterangan bahwa di akhir zaman akan lahir nabi yang terakhir dan penutup para

nabi dan rasul, yaitu bernama Ahmad atau Muhammad saw.


Kitab Inj³l diturunkan kepada Nabi
Isa as. sebagai petunjuk dan cahaya penerang bagi manusia. Kitab
Inj³l sebagaimana dijelaskan dalam
al-Qur’ān, bahwa Isa as.
untuk mengajarkan tauhid kepada umatnya atau pengikutnya.Tauhid di sini artinya
meng-
esa-kan Allah dan tidak menyekutukan-Nya.


4. Kitab al-Qur’ān


Al-Qur’ān diturunkan Allah Swt. kepada Nabi Muhammad saw.
melalui

Malaikat Jibril.
Al-Qur’ān diturunkan tidak sekaligus, melainkan secara berangsurangsur.
Waktu turun
al-Qur’ān selama kurang lebih 23 tahun atau tepatnya 22 tahun 2 bulan 22
hari. Terdiri atas 30 juz,

114 surat, 6.236 ayat, 74.437 kalimat, dan 325.345 huruf.

Wahyu pertama adalah surah
al-‘Alaq ayat 1-5, diturunkan
pada malam 17

Ramaḍan tahun 610 M. di Gua
Hira, ketika Nabi Muhammad saw. sedang ber-
khalwat. Dengan
diterimanya wahyu pertama ini, Nabi Muhammad saw. diangkat sebagai Rasul, yaitu
manusia pilihan Allah Swt. yang diberi wahyu untuk disampaikan kepada umatnya.
Mulai saat itu, Rasulullah saw. diberi tugas oleh Allah Swt. untuk menyampaikan
risalah-Nya kepada seluruh umat manusia.
Wahyu yang terakhir turun adalah
Q.S.
al-Māidah
ayat 3. Ayat tersebut turun

pada tanggal 9
Ḍulhijjah tahun 10 Hijriyah di Padang Arafah, ketika itu beliau sedang
menunaikan haji wada’ (haji perpisahan). Beberapa hari sesudah menerima

wahyu tersebut, Nabi Muhammad saw. wafat.

Al-Qur’ān yang diwahyukan
kepada Nabi Muhammad saw. menghapus

sebagian syariat yang tertera dalam kitab-kitab terdahulu dan melengkapinya

dengan tuntunan yang sesuai dengan perkembangan zaman.
Al-Qur’ān merupakan

kitab suci terlengkap dan berlaku bagi semua umat manusia sampai akhir zaman.

Oleh karena itu, sebagai muslim, kita tidak perlu meragukannya sama sekali.


5. Nama-Nama Lain al-Qur’ān

Nama-nama lain dari al-Qur’ān, yaitu:

a.
Al-Hudā, artinya al-Qur’ān sebagai petunjuk seluruh umat manusia.

b.
Al-Furqān, artinya al-Qur’ān sebagai pembeda antara yang baik dan buruk.

c.
Asy-Syifā', artinya al-Qur’ān sebagai penawar (obat penenang hati).

d.
Aż-Żikr, artinya al-Qur’ān sebagai peringatan adanya ancaman dan balasan.

e.
Al-Kitāb, artinya al-Qur’ān adalah firman Allah Swt. yang dibukukan.


6. Isi al-Qur’ān

Adapun isi pokok al-Qur’ān
adalah seperti berikut.

a.
Aq³dah atau keimanan.

b. '
Ibādah, baik 'ibādah maḥḍah maupun gairu maḥḍah.

c.
Akhlaq seorang hamba
kepada
Khāliq, kepada sesama manusia dan alam

sekitarnya.

d.
Mu’āmalah, yaitu hubungan
manusia dengan sesama manusia.

e.
Qiṡṡah, yaitu cerita nabi
dan rasul, orang-orang saleh, dan orang-orang yang

ingkar.

f. Semangat mengembangkan ilmu pengetahuan.


7. Keistimewaan al-Qur’ān

Kita sebagai umat Islam wajib mengimani dan mempercayai isi al-Qur’ān karena al-Qur’ān merupakan pedoman hidup umat manusia, terlebih lagi pedoman
hidup umat Islam. Apabila kita tidak mengimani dan mengamalkannya, kita
termasuk orang-orang yang ingkar (kafir).


 
Cara mengamalkan isi
al-Qur’ān adalah dengan mempelajari cara belajar

membaca (mengaji) baik melalui
iqra’, qiraati, atau yang lainnya. Kemudian,

mempelajari artinya, menganalisis isinya, dan langsung mengamalkannya.

Adapun keistimewaan kitab suci
al-Qur’ān
adalah sebagai berikut.

a. Sebagai petunjuk dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan bertakwa

b. Sebagai informasi kepada setiap umat bahwa nabi dan rasul terdahulu

mempunyai syariat (aturan) dan caranya masing-masing dalam menyembah

Allah Swt.

c.
Al-Qur’ān sebagai kitab suci
terakhir dan terjamin keasliannya.

d.
Al-Qur’ān tidak dapat
tertandingi oleh ide-ide manusia yang ingin

menyimpangkannya.

e. Membaca dan mempelajari isi
al-Qur’ān
merupakan ibadah.




























Komentar

Postingan populer dari blog ini

30 Cloud Terbaik | Cloud Simpan permanen dan Simpan Sementara

Buku Tematik Guru dan Siswa kelas 4 SD/MI Edisi Revisi 2016 Semester 1

Manga Boruto Chapter 01 Bahasa Indonesi veri aset